2.2. Analisis Potensi Pasar, Konsumen dan Kompetitor
Target konsumen pada usaha ‘Warung Sehat’ yaitu anak sekolah, mahasiswa, dan wisatawan domestik ataupun asing yang ke Bandung (dengan tujuan biasanya untuk berbelanja, mencari jajanan, atau sekedar jalan-jalan) dan masyarakat sekitar. Warung Sehat merupakan suatu tempat makan yang didesain bernuansa kafe akan tetapi sederhana sehingga diharapkan dengan diletakkan pada daerah dengan kriteria tersebut dapat menjangkau konsumen dengan kriteria tersebut.
Anak sekolah dan mahasiswa dapat berbelanja pada hari biasa dan hari libur siang ataupun malam. Dengan lokasi yang berada di daerah dago maka diperkirakan malam hari tetap akan ramai oleh mahasiswa atau anak sekolah yang senang nongkrong. Sedangkan konsumen wisatawan dan masyarakat sekitar diharapkan dapat berbelanja pada hari libur atau akhir minggu. Hal ini disebabkan dua konsumen tersebut merupakan orang-orang yang bekerja sehingga waktu kosongnya ada di akhir minggu atau di hari libur.
| Market Analysis | | | | | | | |
|
| | | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | | |
| Potential Customer | Growth | | | | | | CAGGR | |
| SMU | 25% | 22 | 28 | 35 | 44 | 55 | 25.74% | |
| Mahasiswa | 20% | 25 | 30 | 36 | 43 | 52 | 20.09% | |
| Wisatawan | 15% | 15 | 17 | 19 | 21 | 23 | 11.28% | |
| Lainnya | 10% | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 15.83% | |
| Total | 70% | 67 | 71 | 97 | 116 | 139 | 72.94% | |
Usaha Segmen pasar yang dipilih dalam usaha ini adalah masyarakat menengah ke bawah. Produk ‘Warung Sehat’ disesuaikan dengan target pasarnya, oleh karena itu harga produk dapat terjangkau. Segmen masyarakat menengah ke atas pada usaha ini sudah cukup banyak terutama di kota-kota besar sehingga pesaingnya lebih banyak dibandingkan dengan segmen pasar menengah ke bawah. Competitive advantage dalam usaha ini adalah differentiation maksudnya yaitu usaha ini merupakan usaha yang berbeda dari jenis usaha makanan lainnya karena fokus usaha ini adalah pada pengelolaan sayur mayur dan buah menjadi makanan dan minuman yang variatif dengan segmen pasar yang berbeda dari usaha yang sudah ada sehingga pesaing di usaha ini masih sedikit.
1.1. Program Marketing Fix
1.1.1. Produk
Makanan yang disediakan mulai dari makanan ringan seperti keripik sayuran, kacang-kacangan sampai dengan makanan berat seperti sandwitch, mie yang terbuat dari umbi-umbian seperti ketela, dan menu-menu makanan lainnya yang bahan utamanya diutamakan adalah sayuran dan buah-buahan. Minuman dan makanan penutup yang disediakan yaitu jus buah, es buah, es puding, puding, cake, dan lain-lain.
Bahan-bahan yang digunakan dalam makanan dan minuman yang dijual menggunakan bahan-bahan alami. Selain itu penggunaan gula pada minuman terdiri dari dua pilihan gula tebu, gula biasa atau gula rendah kalori, begitu juga dengan penggunaan sirup dapat dipilih yang rendah kalori atau bukan.Produk dapat dipesan untuk dimakan di tempat ataupun di bawa pulang. Pemesanan produk untuk dibawa pulang dan makan di tempat dilakukan di tempat yang berbeda sehingga mendapat prioritas yang sama dan diharapkan dapat memenuhi pesanan pelanggan secepatnya.
1.1.2. Harga
Secara garis besar produk ‘Warung Sehat’ terbagi menjadi tiga, yaitu :
a. Makanan berat memiliki harga berkisar Rp 10.000 - Rp 25.000
b. Makanan ringan memiliki harga berkisar Rp 3.000 - Rp 15.000
c. Minuman memiliki harga berkisar Rp 5.000 - Rp 15.000
1.1.3. Promosi
Beberapa strategi promosi yang dilakukan pada pemasaran produk ‘Warung Sehat’, yaitu :
a. Pemesanan makanan berat untuk makan di tempat selama satu bulan gratis makanan ringan berupa keripik dan kacang-kacangan
b. Penyebaran brosur dan leaflet di sekolah-sekolah, kampus dan factory outlet
c. Pemasangan papan nama yang besar dengan nama ‘Warung Sehat’ yang besar dan berwarna cerah
d. Pemasangan penerangan yang cukup mencolok pada malam hari
e. Promosi tak langsung diharapkan melalui penyebaran dari mulut ke mulut

0 komentar:
Posting Komentar